coretan tentang autocad dan excel

May 24, 2012

[XLS-PMG-07]: Menghitung upah lembur dengan excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004) Bagian 2

Filed under: Excel, Project Management — Tags: , , — cadex @ 00:26
Referensi : [GEN-PMG-04]:Menghitung Upah Lembur dengan Excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004)
Platform : Excel 2007
Lokasi File :  

Pada posting [GEN-PMG-04]:Menghitung Upah Lembur dengan Excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004) telah diuraikan cara menghitung lembur atau menentukan faktor pengali lembur untuk 5 hari kerja.

Kali ini akan diuraikan cara menghitung faktor pengali lembur untuk 6 hari kerja. Hitungan kali ini memasukkan hari kerja adalah Senin s.d Sabtu dengan asumsi hari Sabtu adalah hari pendek. Jam kerja normal senin sampai sabtu adalah 7 jam, sedangkan untuk hari pendek adalah 5 jam.

Kutipan dari Keputusan Menteri Pasal 11 :

Cara perhitungan upah kerja lembur sebagai berikut :

a. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari kerja :
a.1. untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1,5 (satu setengah) kali upah sejam;
a.2. untuk setiap jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2(dua) kali upah sejam
.

b. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 6 (enam)
hari kerja 40 (empat puluh) jam seminggu maka :
b.1. perhitungan upah kerja lembur untuk 7 (tujuh) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam, dan jam
kedelapan dibayar 3 (tiga) kali upah sejam dan jam lembur kesembilan dan kesepuluh dibayar 4 (empat) kali upah
sejam.
b.2. apabila hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek perhitungan upah lembur 5 (lima) jam pertama dibayar
2 (dua) kali upah sejam, jam keenam 3(tiga) kali upah sejam dan jam lembur ketujuh dan kedelapan 4 (empat)
kali upah sejam.

c. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 5 (lima)
hari kerja dan 40 (empat puluh) jam seminggu, maka perhitungan upah kerja lembur untuk 8 (delapan) jam
pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam, jam kesembilan dibayar 3(tiga) kali upah sejam dan jam kesepuluh dan
kesebelas 4 (empat) kali upah sejam.

ayat a, b atau text berwarna biru adalah sebagai dasar untuk perhitungan lembur.

Seperti posting sebelumnya [GEN-PMG-04]:Menghitung Upah Lembur dengan Excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004), list hari libur dibuat terlebih dahulu. List hari libur di posting kali ini menggunakan named range dengan type dynamic, bukan static range yang telah dijelaskan sebelumnya.

Static Named range mengharuskan kita untuk memlilih range terlebih dahulu sebelum mendefinisikan range, dimensi range (records) akan bertambah jika penambahan data ada di tengah static range atau dengan cara insert rows. Sedangkan Dynamic Named Range, range akan otomatis berubah dimensinya atau bertambah data secara otomatis jika record ditambahkan ataupun diiinsert.

Tahapan-tahapan yang dibuat di bawah dikerjakan engan Excel 2007, jika Anda menggunakan excel versi lain, silahkan disesuaikan.

Tahapan pembuatan dynamic range adalah :

  • Buat list daftar hari libur di sheet tersendiri, misalnya daftarnya sebagai berikut :

image

  • Pada menu group [Formula], pilih [Define Name]
image Masukkan nama range, misal "_LiburNasional"
Refers to: =OFFSET($B$1,1,-1,COUNT(A:A),1)
maksud dari rumus di atas adalah :

— membuat range dengan acuan $B$1, turun 1 baris, kemudian ke kiri 1 kolom. Hasil dari perintah ini adalah $B$2

— dilanjutkan dari B2, membuat range dengan tinggi sebanyak angka atau tanggal di kolom A:A atau COUNT(A:A) dengan lebar 1 kolom. Jika tanggal hari libur di kolom A ada 20 tanggal, maka  akhir dari perintah ini adalah $B$2:$B$20

  • Buat tabel kode hari kerja yaitu kode hari yang membedakan hari normal, sabtu, minggu, hari libur nasional dan hari libur di hari pendek (sabtu)

image

Buat ‘static named range’ dengan nama yang telah didefinisikan di kolom ‘named range’:
– block [J2:K5]
– dari menu [Formulas], pada group [Define Names], pilih [Create from Selection]
– Pada pilihan ‘Create names from values in the’ , centang (check) hanya di [Right Column]
  • Memberi kode hari di list tanggal absensi. misal tabel disusun sebagai berikut:

image

Kolom A dan B diisi manual, sedangkan untuk kolom C:H diisi dengan rumus excel. Rumus untuk kolom C:H adalah:

Catatan: rumus atau formula ditulis dalam satu baris dalam excel

Cells Rumus Keterangan
[C2] =IF(COUNTIF(_LiburNasional,A2)>0,IF(WEEKDAY(A2,2)=6,3,2),IF(WEEKDAY(A2,2)=6,1,IF(WEEKDAY(A2,2)=7,2,0))) menentukan kode hari berdasarkan tanggal di A2
[D2] =IF(C2=Sabtu,B2>5,IF(C2=Normal,B2>7))*1 jam lembur x 1.5
[E2] =IF(C2=SabtuLibur,IF(B2<5,B2,5),IF(C2=LiburMinggu,IF(B2<7,B2,7),IF(C2=Sabtu,B2>5,B2>7)))*1 jam lembur x 2
[F2] =IF(C2=SabtuLibur,B2>5,IF(C2=LiburMinggu,B2>7,IF(C2=Sabtu,B2>6,B2>8)))*1 jam lembur x 3
[G2] =IF(C2=SabtuLibur,(B2>6)*(B2-6),IF(C2=LiburMinggu,(B2>8)*(B2-8),IF(C2=Sabtu,(B2>8)*(B2-8),(B2>10)*(B2-10)))) jam lembur x 4
[H2] =SUMPRODUCT(D2:G2,$D$1:$G$1) total faktor pengali
  Copy Rumus [C2:H2] ke bawah..  

Silahkan download file untuk contoh sample aplikasi perhitungan gaji lengkap dengan hitungan lembur untuk 6 hari kerja. File hasil download adalah simulasi perhitungan dari input daftar karyawan & unit price gaji, list hari libur, form resume absensi dan contoh form slip gaji.

Jika ada kesalahan perhitungan, jangan sungkan-sungkan untuk memberi masukan.

 

==selamat mencoba==

March 18, 2012

[XLS-PMG-06]:Schedule Proyek dengan Setting Hari Libur dan Hari Kerja di Microsoft Excel

Filed under: Excel, Project Management — Tags: , — cadex @ 00:26
Referensi :
[XLS-PMG-01]: Schedule Proyek dengan Excel
Platform : Minimum Excel 2003
Lokasi File : download

Posting [XLS-PMG-01]: Schedule Proyek dengan Excel telah di uraikan langkah-langkah membuat schedule secara otomatis di excel dengan menggunakan fasilitas ‘conditional formating’. Pada posting tersebut prediksi tanggal akhir tiap aktivitas dihitung dengan rumus : [Tanggal Selesai]=[Tanggal Awal]+[Durasi]-1 . Jika menggunakan rumus ini, maka dianggap tidak ada hari libur mulai [Tanggal Awal] sampai [Tanggal Selesai].

Posting kali ini akan dibahas, bagaimana cara membuat schedule otomatis masih menggunakan ‘conditional formatting’ dengan mempertimbangakan hari libur hanya di libur nasional dan hari minggu. Metode atau formula excel yang baru untuk pembuatan manpower schedule dan estimasi biaya juga akan diuraikan lebih lanjut dalam posting ini.

Urutan pembuatan schedule proyek adalah:

  1. Estimasi [Tanggal Selesai] dengan Input [Tanggal Awal] dan [Durasi]
  2. Membuat Schedule Proyek (Gantt Chart)
  3. Memasukkan Rencana Manpower Loading ke Aktivitas

1. Estimasi [Tanggal Selesai] dengan Input [Tanggal Awal] dan [Durasi]

Salah satu fungsi di excel yang populer untuk menentukan tanggal akhir jika dimasukkan parameter durasi adalah WORKDAY(). Untuk pengguna Excel 2003, aktifkan dulu Addin ‘Analysis ToolPak’ sebelum menggunakan fungsi ini.

Bentuk baku rumus WORKDAY() adalah: = WORKDAY(start_date, days [,holidays]). Contoh penggunaan di spread sheet:

image

Rumus di [G2]=WORKDAY(F2,E2,$A$2:$A$15)

[F2] dan [E2] berturut-turut adalah start_date dan durasi. sedangkan $A$2:$A$15 adalah list hari libur nasional. Hasil dari rumus di atas adalah 28 Maret 2012 yaitu tanggal dimana memperhitungkan hari kerja mulai 26-28 Maret 2012 (3 hari kerja).

Jika diinginkan hari kerja sudah dimulai 22 Maret 2012 dengan libur di hari Hari Raya Nyepi (23 Maret 2012) dan Sabtu-Minggu (24-25 Maret 2012), maka rumus di [G3]=WORKDAY(F3,E3-1,$A$2:$A$15)

Secara default, fungsi WORKDAY() menganggap sabtu dan minggu adalah hari libur sehingga fungsi WORKDAY() tidak bisa dipakai seandainya hari sabtu adalah hari kerja. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat UDF (User Defined Function) menggunakan Visual Basic Application (VBA) atau macro seperti contoh yang aku temukan di internet A Better WORKDAY Function.

Kalo di A Better WORKDAY Function dibuat dengan VBA, maka saya memilih cara lain yaitu dengan menggunakan kombinasi beberapa fungsi menjadi array formula. Karena  menggunakan array formula, saat selesai memasukkan atau mengetik formula diakhiri dengan menekan CRTL+SHIFT+ENTER.

Rumus di [G3] adalah:

=IF(E4=0,F4,SMALL(IF((WEEKDAY(ROW(INDIRECT(F4&":"&F4+30)),2)<7)*(COUNTIF($A$2:$A$15,ROW(INDIRECT(F4&":"&F4+30)))=0),ROW(INDIRECT(F4&":"&F4+30))),E4))

Jangan lupa akhiri penulisan atau saat copy rumus di atas dengan CRTL+SHIFT+ENTER. Hasil dari rumus di atas adalah 26 Maret 2012 yaitu tanggal yang sudah memperhitungkan hari sabtu sebagai hari kerja.

2. Membuat Schedule Proyek (Gantt Chart)

Sebelum membuat gant chart, dibuat terlebih dua tabel ‘hari libur nasional’ dan tabel ‘unit price’. Kedua tabel tersebut dibuat dengan fasilitas dynamic range menggunakan fungsi OFFSET() kemudian dynamic range tersebut disimpan dalam ‘named range’. Cara membuat named range telah beberapa kali di posting terdahulu. Misalnya di posting [XLS-PMG-02]: Rumus Terbilang di Excel (Tanpa Macro/VBA) atau di [XLS-MAP-006]: Menampilkan Hasil Koordinat GPS di Chart Excel dengan image dari Google Earth.

2.1. Membuat Tabel ‘Hari Libur Nasional’

Buat sheet baru misalnya [Holidays]

Buat Daftar hari libur misal seperti contoh di atas dimana kolom [A:A] berisi tanggal dan [B:B] adalah keterangan hari liburnya. Buat dynamic range sbb:

Named range Refers To Keterangan rumus range
_HariLibur =OFFSET($B$1,1,-1,COUNT($A:$A))

Membuat dynamic range dimulai dari 1 (satu) baris di bawah cell $B$1 dan 1 (satu) kolom di sebelah kiri cell $B$1 dengan tinggi (atau jumlah record) sesuai dengan data angka di kolom $A:$A.

Hasil Dynamic Range := $A$2:$A$15, range berubah jika ada penambahan data di kolom $A:$A.

2.2. Membuat Table ‘Resources dan Unit Rate’ nya

Contoh table resources dan unit rate dibuat seperti di bawah:

image

Named range Refers To Keterangan rumus range
_Resource =OFFSET($B$1,1,,COUNT($A:$A),6)

Membuat dynamic range dimulai dari 1 (satu) baris di bawah cell $B$1 di kolom yang sama ($B$1) dengan tinggi (atau jumlah record) sesuai dengan data angka di kolom $A:$A dan lebar = 6 kolom.

Hasil Dynamic Range:= $B$2:$G$4, range berubah jika ada penmbahan angka di kolom $A:$A

_ResID =OFFSET(_Resource,,,,1) Membuat dynamic range dari dynamic range _Resource dengan lebar kolom=1.
Hasil dynamic range:= $B$2:$B$4, range berubah jika _resource berubah atau ada penambahan data di kolom $A:$A

2.3. Membuat schedule

Berbeda dengan schedule yang pernah diuraikan di [XLS-PMG-01]: Schedule Proyek dengan Excel, schedule kali ini sudah dilengkapi dengan baris untuk monitoring progress yaitu baris informasi progress actual untuk masing-masing aktivitas.

Berikut snap shot schedule (gantt chart) yang akan dibuat:

image

Range/Cells Formula Keterangan
[J4] =–OR(WEEKDAY(J$5,2)>6,COUNTIF(_HariLibur,J$5)) hasil formula bernilai 1 jika hari libur nasional dan hari minggu, selain hari tersebut bernilai 0
Copy rumus di [J4] sampai ke [AN4]
[F6] =IF(D6=0,E6,SMALL(IF((WEEKDAY(ROW(INDIRECT(E6&":"&E6+30)),2)<7)*(COUNTIF(_HariLibur,ROW(INDIRECT(E6&":"&E6+30)))=0),ROW(INDIRECT(E6&":"&E6+30))),D6)) Formula array untuk menentukan tanggal selesai aktivitas setelah dimasukkan durasi di kolom [D:D].
Copy rumus di [F6] sampai di [F28] di baris PLAN
[I6] =IF(ISBLANK(A6),I5,A6) membuat ID activity untuk baris PLAN dan ACTUAL
[J6] =(MEDIAN($E6,J$5,$F6)=J$5)*(J$4=0) hasil formula bernilai 1 jika hari kerja sesuai dengan jumlah hari kerja yang didefinikan di kolom durasi [D:D].
Copy rumus [J6] sampai [AN6:AN28] di baris
_Task =OFFSET($A$5,1,,COUNT($A$6:$A$614)*2,2) Dynamic Range untuk Task. Hasil dari dynamic range adalah [A6:B29].
Note: Isian di kolom ID Task harus berupa angka agar dynamic range bisa menghasilkan range yang benar !!
[E8] =OFFSET($F$5, SUMPRODUCT((INDEX(_Task,,1)=$G8)*ROW(INDEX(_Task,,1)))-5,)+$H8 Menghasilkan tanggal awal aktivitas dengan mengacu ke aktivitas sebelumnya, kolom [G], dan durasi lag (adjustment), kolom [H]. Jika kolom adjust bernilai 0 (nol), maka start aktivitas akan sama dengan  akhir aktivitas sebelumnya.

Copy rumus di [E8] sampai [E28] di baris PLAN.

Kolom [E] juga bisa dimasukkan tanggal secara manual (constrain starting date). contoh di [E20]

2.4. Membuat conditional format di schedule (gantt chart)

Pilih cell [J5], kemudian atur rule conditional formating sebagai berikut:

Rule Type Formula Format Applies to Keterangan
Formula =($C5=$C$7)*(J$4=0)*(J5>0) image =$J$5:$AN$29 Arsir cell hari kerja sesuai durasi di baris ACTUAL
Formula =J$4=1 image =$J$5:$AN$29 Arsir Hari Libur
Formula =($C5=$C$6)*(J$4=0)*(J5>0) image =$J$5:$AN$29 Arsir cell hari kerja sesuai durasi di baris PLAN

Jika dikehendakai, set tampilan worksheet agar angko 0 (nol) tidak ditampilkan dalam worksheet. Cara setting bisa dibaca di [XLS-PMG-01]: Schedule Proyek dengan Excel

3. Memasukkan Rencana Manpower Loading ke Aktivitas

Manpower loading dimasukkan dalam sheet tersendiri. Dalam sheet baru ini ditentukan resourse assignment sesuai dengan aktivitasnya kemudian dihitung manhour atau mandaysnya untuk masing-masing resource. Karena unitprice per days sudah ditentukan di sheet yang lain, maka rencana biaya juga bisa dihitung.

Berikut adalah spreadsheet untuk memasukkan manpower loading:

image

Range/Cells Formula Keterangan
[B3] =VLOOKUP(A3,_Task,2,0) Menampilkan task description atau deskripsi pekerjaan sesuai dengan TaskID yang dimasukkan di [A3]
[D3] =VLOOKUP($C3,_Resource,2,0) Menampilkan nama resource, sesuai dengan ResourceID yang dimasukkan di cell [C3]
[E3] =VLOOKUP($C3,_Resource,5,0) menampilkan unit price, sesuai dengan ResourceID yang dimasukkan di cell [C3]
[F3] =SUM(G3:AL3)*E3 [Total price]= [total manhours] x [unit price/hour]

Arsiran di mulai cell [G3] harus sama dengan schedule yang telah dibuat sebelumnya (tahapan 2.3), sedangkan untuk isian jam kerja dimasukkan manual di daerah yang berarsir. Seperti pada tahap 2.4, akan digunakan fasilitas conditional formating untuk otomatisasi arsiran.

Sebelum dilakukan proses conditional formating perlu didefinisikan beberapa dynamic range untuk menyamakan schedule dengan manpower assignment. Dynamin range yang dimaksud adalah:

Named Range ReferTo Keterangan
_Calendar =OFFSET(Schedule!$J$5,,,,COUNT(Schedule!$J$5:$ZZ$5)) Dynamic range untuk tanggal di Schedule!$J$5:$ZZ$5
_TaskID =OFFSET(_Task,,,,1) Mengambil kolom pertama dari range _Task
_GantChart =OFFSET(_Calendar,1,,ROWS(_Task),) mengambil atau mendefinisikan range gantt chart. hasil dari dynamic range adalah range Schedule!$J$6:$AN$29

Pilih cell [G3] kemudian  setting condtional formating sebagai berikut:

Rule Type Formula Format Applies to Keterangan
Formula =SUMPRODUCT((_Calendar=G$2)*(OFFSET(_TaskID,,2)="PLAN")*(OFFSET(_TaskID,,8)=$A3)* _GantChart)=1 image =$G$3:$AK$32 Arsir cell hari kerja sesuai durasi di baris PLAN

Lakukan pengisian rencana jam kerja, contoh di atas jam kerja dimasukkan 9jam/hari, di cell yang diarsir. Jika ingin berpindah resource assigment yang lain, masukkan TaskID di kolom A, kemudian ResourceID di kolom C.

Jika proses manpower loading/resource assignment selesai, dapat dihitung breakdown biaya per resource atau per activity seperti tabel di bawah.

image

Silahkan download file untuk dipelajari lebih lanjut.

===selamat mencoba==

May 27, 2011

[GEN-PMG-06]: Menampilkan Analisa “Cost vs Schedule” dengan Chart Excel

Filed under: Project Management — Tags: , , , , — cadex @ 22:39
Referensi : Earned Value Analysis (Microsoft Project)
Platform : Excel 2007
Lokasi File :  

Salah satu kemampuan microsoft project adalah menghitung atau menganalisa earned value diantaranya adalah:

BCWP : Budgeted Cost of Work Performed
BCWS : Budgeted Cost of Work Scheduled
ACWP : Actual Cost of Work Performed

Dari parameter di atas, kemudian dapat dihitung Schedule Performance Index (SPI) dan Cost Performance Index (CPI) dengan rumus sebagai berikut:

    Nilai=1 Nilai<1 Nilai>1
SPI =BCWP/BCWS on schedule behind schedule ahead schedule
CPI =BCWP/ACWP on budget over budget under budget

Misal jika nilai SPI >1 dan CPI < 0, maka hasil analisanya adalah “Ahead Schedule and Over Budget”.

Rumus untuk menampilkan status seperti di atas jika di microsoft excel adalah:

=IF(SPI=1,"ON",IF(SPI>1,"AHEAD","BEHIND")) & " SCHEDULE AND " & IF(CPI=1,"ON",IF(CPI>1,"UNDER","OVER")) & " BUDGET "

Apabila akan ditampilkan di microsoft project, maka perlu customize field dengan memasukkan formula (gambar di bawah):

IIf([SPI]=1,"ON",IIf([SPI]>1,"AHEAD","BEHIND")) & " SCHEDULE AND " & IIf([CPI]=1,"ON",IIf([CPI]>1,"UNDER","OVER")) & " BUDGET "

image

[SPI] dan [CPI] adalah field hasil hitungan dari program microsoft project.

Silahkan dibaca link referensi di atas, jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang SPI dan CPI.

Karena dalam microsoft project tidak bisa menampilkan kombinasi hasil perbandingan SPI dan CPI dalam bentuk chart, maka chart perbandingan tersebut dibuat dalam excel yang hasilnya seperti gambar di bawah:

image

Silahkan download filenya, untuk melakukan simulasi perbandingan SPI dan CPI dengan memasukkan parameter BCWP, BCWS dan ACWS.

===semoga berguna dan menjadi ilmu yang bermanfaat===

Theme: Shocking Blue Green. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.